
Assalamu'alaykum wa rahmatullahi wabarakatuh.
Salam, kawan. Dari kami, FLP Cabang Takengon. Ketika postingan ini di tulis, FLP Takengon baru berusia 4 jam 52 menit. Alhamdulillah, izin telah diberikan.
Bermula sejak tahun kemarin, upaya mendirikan cabang dari salah satu organisasi kepenulisan terbesar di Indonesia dimulai. Menggunakan nama Rintisan Komunitas Kepenulisan Takengon (RiKoKeTa), langkah-langkah kecil ini mulai ditapaki.
Impian kami sederhana. Bukan sesuatu sebesar menggenggam semesta. Bukan. Impian yang kami tuliskan dalam lembaran-lembaran tulisan kami, dalam berbagai naskah yang penuh coretan koreksi dan perbaikan. Pasang surut semangat dan kejenuhan yang bahkan menguji sejak pertengahan jalan. Impian yang kami simpan dengan keyakinan sederhana. Untuk menuliskan berbagai cerita dari Dataran Tinggi Gayo.
Menuliskan kehidupan dan inspirasi darinya. Melukiskan dengan kata, cerita Tanoh Gayo. Negeri kami, negeri di atas awan.
Kami sadar, lukisan kami akan beragam. Mungkin yang indah dan rumit dengan pulasan kata aneka warna. Atau sederhana membumi dalam permainan hitam putih apa adanya. Kami sadar pula, akan ada lukisan yang seindah yang kami citakan.
Tapi kami akan tetap melukiskannya dengan kata demi kata. Sederhana atau rumit melingkar.
Terimalah kawan, salam kami. Prakata mengantar tulisan-tulisan yang akan hadir selanjutnya.
Tulisan yang semoga juga akan menjadi ikatan antara kita, ikatan yang berhias keberkahan.
Takengon, 5 Januari 2015
FLP Takengon
Comments
Post a Comment